Tadinya gaunku satu warna, warna jingga saja, tanpa corak, tanpa gambar, tanpa renda. Dan mereka datang membubuhkan berbagai warna.
Banyak yang berlalu, orang-orang gila dalam hidupku yang tadinya tanpa corak. Banyak yang pergi, orang-orang berharga yang tak mampu kupeluk.
Banyak yang terlupa, orang-orang sederhana tanpa warna mencolok yang telah menuangkan sedikit warna di gaunku.
Banyak orang yang hilang, orang-orang yang kusakiti, tak sengaja kutumpahkan warna di gaun mereka terlalu banyak.
Tapi banyak juga yang tinggal, melukis dengan hati-hati, orang-orang yang kuberi ruang dan terlelap dalam hati.
Kalau aku pergi ke pesta dansa nanti, maukah kau membubuhkan setitik warna saja untukku?
biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar