biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.

Sabtu, 08 Mei 2010

limasatu

Aku lahir pada hari dimana semua kapitalis diprotes. Aku mendengarkan kakak-kakakku bicara tentangnya, aku belum paham, bahwa mereka membicarakanku.

Aku berdiskusi bagaimana sepatu yang kita beli diproduksi dengan keringat berupah murah. Pulangnya Ibuku mengajakku belanja sepatu, satu sepatu dapat membayar kontrakan rumah, sekolah dan tunjangan hidup pembuat sepatunya beberapa bulan.

Aku bicara tentang racun dari perangkat teknologi, bagaimana itu tak dapat di daur ulang dan beracun. Ayahku menawarkan blackberry seri terbaru.

Aku bicara tentang diet karbon, pesawat boros emisi. Akhir minggu ibuku mengajakku terbang ke Bali, untuk sekedar mandi dan belanja.

Andai kau tahu...di antara segalanya tak pernah mudah untukku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar