biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.

Rabu, 21 April 2010

empatdua

Sore ini aku menonton film tentang pembantaian lumba-lumba. Sungguh menyayat hati melihatnya. Tapi bukan itu saja, mereka benar-benar menangis, ada adegan dimana mereka yang telah berdarah-darah berusaha mengambil napas ke permukaan air, napas terakhir, lalu hilang dalam lautan darah. Sungguh ini semua adalah ulah kerakusan manusia yang tak masuk akal.

Pembuat film itu adalah seorang pelatih lumba-lumba yang kini menjadi seorang aktivis. Ia sungguh menginspirasi! Ia ditangkap, ia membuat video itu dengan banyak resiko. Ia membuat banyak mata terpaku. Kupikir perlu banyak lagi orang seperti Ric O’Barry di dunia. Orang-orang pemberani yang mengubah dunia dengan tangannya. Nanti, aku salah satunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar