Sebagian percaya bahwa pencarian dimulai dari keheningan di bawah sebuah pohon. Sebagian lagi percaya bahwa ia sembunyi dalam batu-batu yang diukir indah. Sebagian percaya bahwa ia telah datang, mati dan bangkit lagi. Sebagian lagi percaya akan menemukannya dalam tekur dan sembah.
Aku tak tahu apa lagi yang kucari. Seseorang pernah menanyakanku ketika sebuah wacana abstrak muncul di antara kami. ‘Sudah dicari belum?’ Tanyanya.
Aku menjawab sederhana, ‘Sudah’.
Sebenarnya aku punya jawaban yang lebih baik dari itu. ‘Aku tidak mencarinya, tapi aku tahu dari sebelum aku bernapas dengan jantungku sendiri bahwa ia tinggal berada tepat di dadaku dan belum pernah pergi.
biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar