Remember Me mengingatkanku pada sebuah pepatah lama yang sering didengar, namun jarang dihayati.
‘Live in the Moments’
Karena kita tak akan pernah hidup di saat yang sama lagi. Hidup kita berjalan maju dan tak ada cara untuk kembali. Segala hal kecil yang kita lakukan mungkin tak berarti, tapi itu penting untuk kita lakukan. Setiap manusia adalah maestro dan hidup adalah karya agungnya, sebuah seni yang terus berproses. Ketika kita bicara, kita menorehkan kuas pada lukisan maestro lain. Kehidupan adalah bingkai lukisan yang menyatu satu sama lain. Kita tak akan pernah dapat menghapus sidik jari dari kehidupan yang pernah kita sentuh.
biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar