biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.

Minggu, 28 Maret 2010

duaempat

Terakhir kali kuingat, aku dikeliling orang-orang yang kusayangi. Aku ingat malam-malam itu, mengendap-endap naik ke atas kamarmu, kikik-kikik tertahan dari gadis-gadis di belakangku.

Aku ingat wajahmu ketika menerima kotak itu. Isinya celana dalam berenda cantik berwarna ungu, warna kesukaanmu. Ditempel dengan rapih dengan tulisan warna warni. Aku ingat ketika dengan gelak tawa kita menertawai hadiah gila itu. Kotak celana dalam dewasa dengan sebungkus kondom belum dipakai. Kami bilang ‘Kini kau telah dewasa, kawan!’

Aku kaget ketika pesan oranye berkelap-kelip sore ini mengingatkanku bahwa minggu depan hari itu terulang lagi. Aku baru sadar, betapa waktu memisahkan kita. Kita semua, begitu jauh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar