biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.

Jumat, 12 Maret 2010

sebelas

Tiga orang bocah berpakain kumel mengantri malu-malu pada barisan di Restoran cepat saji dekat rumahku. Aku dengar seorang dari antaranya berkata "Aduh, udah yuk.. Malu nih." Sambil meremas-remas tangannya yang memegang celengan kaleng untuk dijual. Yang satu lagi diam tapi tak beranjak.

Seorang wanita muda berpakaian sederhana menyelsaikan transaksinya di kasir sebelahku, lalu menoleh pada ketiga bocah itu tadi 'Ayo, mau duduk dimana? Di atas?'

Sambil menemani adikku makan, aku tersenyum pada perempuan itu. Salah satu gula yang masih tersisa di galaknya Kota Jakarta. Malam itu ketiga anak jalanan itu menyicip sedikit sedikit kemanisan sederhana. Aku, cukup beruntung untuk menyaksikannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar