biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.

Rabu, 10 Maret 2010

sembilan

Seiring waktu, aku tahu bahwa sahabat bukan tentang memakai gelang berwarna sama, teman bermain tak harus selalu seumur, lawan bicara tak harus sederajat dan teman sejati tak harus selalu bersama. Mereka bisa siapa saja, terpisah sangat jauh bahkan mungkin tak saling temu.

Seiring waktu, aku sadar bahwa teman tak selalu hitam putih, lawan jenis tak harus selalu jadi cinta dan ada kalanya banyak orang yang kita jumpai menjadi rekan secukupnya saja.

Seiring waktu aku belajar, sendirian bukan artinya kesepian dan kita tak harus selalu memaksakan diri untuk diterima, bila kita terlahir untuk berbeda.

Seiring waktu, aku berkawan dengan diriku sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar