Aku senang hari minggu yang penuh cerita. Hari minggu adalah satu-satunya hari dimana aku dapat melewatkan makan siang dengan Ibuku. Hari satu-satunya dalam seminggu di mana aku dapat benar-benar 'melihatnya'. Satu-satunya hari di mana aku benar-benar memilikinya.
Hari minggu selalu penuh celoteh, di antara makan siang tanpa diet dan makanan pencuci mulut yang kutunggu-tunggu. Aku akan cerita tentang celoteh-celotehku yang kutahan selama enam hari sebelumnya. Dan ia juga akan berbagi tentang berbagai ketegangan yang terjadi selama seminggu.
Hari minggu, hari berbagi. Di antara hari-hari dingin yang lain, di hari Minggu aku menemukan kehangatannya kembali.
biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar