biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.
Rabu, 03 Maret 2010
satu
Untuk itu kumulai dari 100. Karena aku ingat pertama kali... Suatu siang panas di pertengah tahun 90an. Aku mendengar sebuah suara yang rasanya dekat sekali dariku, bahkan rasanya dari dalam. Suara itu berteriak ‘Bunda, aku sampai seratus!’. Kali itu aku sadar, aku manusia, aku hidup, aku ada. Maka mari bersama belajar bertita lagi mendekati hitungan ke-seratus. Bukan untuk sesiapa, bukan untuk pula angka seratus yang sekarang sedang pongah. Tapi untukku sendiri dan untuk awang-awang mimpi yang di depan jalan. Mungkin dengan belajar menghitung seperti dulu lagi, aku bisa menemukan diriku lagi, menyadari lagi bahwa aku manusia, aku hidup, aku ada.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar