Bahasa membawa kita pada gerbang dunia baru. Menyatukan sinapsis-sinapsis syaraf pada otak di kepala –kepala yang berbeda. Bahasa mengungkapkan pemikiran, ide-ide, suara dan segala buah rasa kepada sesamanya. Bahasa membuat kita merasa bahwa kita tidak berdiri sendirian.
Bahasa suku kuno di daratan Mongol, di Amerika Latin daerah barat, di Afrika bagian tengah dan sebagian besar bahasa pada Papua bagian utara hampir punah. Penggunanya hanya tinggal hitungan jari. Bayangkan bahasa yang kau gunakan, hanya dimengerti satu-dua orang kawanmu saja, atau hanya dirimu seorang. Betapa sepi dunia tanpa bahasa, tanpa pengertian. Bahasa mengantar kita pada sebuah rasa yang membuat kita merasa sama.
biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar