Imagine no possessions
I wonder if you can
Kunyanyikan lagu itu untuk seorang teman baru dan kepada semua orang yang pernah berpikiran sama terhadapku.
Aku benci dinilai karena apa yang kumiliki. Aku benci dihakimi karena apa yang dapat kunikmati.
‘I owned nothing, arent we all?’ jawabku.
Bukankah semua dari kita hanya terjebak pada dunia temporari dengan pandangan artifisial? Bukankah kita bernilai atas apa yang kita pikirkan, bukan berdasarkan apa yang kita punya? Bukankah dunia yang ingin kau ubah, akan menjadi lebih baik bila hal itu dimulai dari kepalamu, bahwa kita semua sama. Tanpa satupun lebih tinggi dari yang lain.
biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.
Minggu, 21 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar