biarkan aku kembali ke dasar, belajar menghitung satu-dua-tiga, sampai aku menemukan diriku pada hitungan yang ke-seratus. 100 kata, 100 cerita, 100 hari, untuk mencari.

Sabtu, 06 Maret 2010

lima

Malam ini sebuah mimpi burukku menjadi nyata ditengah keceriaan meja pasta teman-temanku. Dan sebuah kegelisahan meronta-ronta begitu hebat dalam perutku. Rasa berat yang tak mau pergi, kepalaku berdesing memikirkan semua kemungkinan yang terburuk dan jiwaku yang ringkih mulai membangun satu demi satu benteng pertahanan.

Aku tahu dewasa artinya, bertanggung-jawab atas segala yang kita perbuat. Menerima akibat dan resikonya. Tapi terkadang menjadi dewasa adalah keinginan bukan kemampuan. Mungkin sudah saatnya aku harus benar-benar mampu menjadi dewasa, bukan hanya ingin. Bahwa aku, dengan segala kesadaran dan tanggung-jawab harus siap pada kemungkinan terburuk sekalipun. Karena aku telah memutuskan untuk jadi dewasa ketika melakukannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar